Sunday, March 13, 2005

PERSETERUAN DUA NEGERI SERUMPUN



Oleh
Muhamad Jafar Elly


Indonesia dan Malaysia hari-hari belakangan ini tak pernah sepi dari sorotan media massa nasional. Pasalnya kedua negara serumpun ini sedang berseteru tentang kepemilikan perairan Ambalat di Kalimantan Timur. Bagi Indonesia, perairan Ambalat adalah bagian wilayah yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penegasan sikap ini bukan tanpa dasar. Pertama, karena Indonesia telah diakui dunia internasional sebagai negara kepulauan yang batas-batas wilayah perairannya mencakup 12 mil dari garis pantai berdasarkan hukum laut internasional dan keputusan UNCLOS 1982. Kedua, dilihat dari sudut geografinya, perairan Ambalat itu lebih dekat ke wilayah Indonesia ketimbang ke Malaysia. Atas dasar itu, Indonesia berhak melindungi batas-batas wilayah teritorialnya dan kekayaan sumberdaya alam yang ada di dalamnya. Jelas, Indonesia tidak ingin mengulangi kembali kisah kelam masa lalu. Lepasnya Timor Timur, Sipadan dan Ligitan dari pangkuan RI adalah contohnya. Belajar dari pengalaman itu, Indonesia tentu akan lebih tegas mengambil sikap dengan mengedepankan kekuatan Diplomasi dan memperkuat pertahanannya di wilayah perbatasan dari setiap upaya asing yang hendak memasuki wilayah tersebut tanpa izin apalagi mengambil kekayaan alamnya secara diam-diam tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Tindakan Malaysia yang hendak mengeksplorasi minyak di perairan tersebut mengundang reaksi keras pemerintah Indonesia. Apapun alasannya Malaysia tak berhak memasuki apalagi mengambil manfaat dari perairan tersebut tanpa izin dari Indonesia. Klaim Malaysia atas wilayah perairan Ambalat menurut pakar hukum laut internasional Hasyim Djalal, tak memiliki dasar hukum yang kuat. Menurutnya Malaysia bukanlah negara kepulauan sebagaimana Indonesia yang batas-batasnya jelas berdasarkan hukum laut internasional. Jika Malaysia mengklaim wilayah perairan Ambalat hanya berdasarkan jarak dari pulau Sipadan dan ligitan, maka Malaysia telah mengambil keputusan sepihak tanpa memperhatikan atau mengindahkan hukum laut internasional. Dalam hal ini, Malaysia telah melanggar peraturan Internasional yang berlaku.

Klaim Malaysia atas wilayah perairan tersebut telah memicu kemarahan sebagian besar masyarakat Indonesia. Semangat “Ganyang Malaysia” yang pernah semarak di jaman Bung Karno dulu, kini muncul kembali setelah sekian lama pupus dari benak masyarakat Indonesia. Pemerintah kedua negara serumpun ini berupaya keras agar perseteruan itu tidak menjadi konflik terbuka yang bisa berakibat fatal bagi hubungan persaudaraan sesama puak melayu yang selama ini telah terbina baik. Tak kurang dari Majelis Ulama Indonesia pun ikut turun tangan membantu meredam perseteruan ini. Kita semua tentu berharap semoga sengketa ini bisa berakhir dengan damai tanpa peperangan. Sedapat mungkin juga harus dihindarkan masuknya pihak ketiga (barat) yang terus mencari celah untuk memporak-porandakan Indonesia dan Malaysia yang notabene sama-sama berpenduduk mayoritas Islam. Masyarakat tentu berharap kedua pemerintahan akan menyelesaikan sengketa wilayah itu di bawa payung hukum internasional yang berlaku dan mengikat kedua bela pihak. Yang pasti Indonesia akan terus berjuang mempertahankan setiap jengkal wilayah yang menjadi hak miliknya hingga akhir masa.

3 Comments:

At January 2, 2006 at 9:27 AM, Blogger traviserickson58076305 said...

I read over your blog, and i found it inquisitive, you may find My Blog interesting. My blog is just about my day to day life, as a park ranger. So please Click Here To Read My Blog

 
At January 24, 2006 at 6:17 PM, Blogger dwainfrie2301 said...

I read over your blog, and i found it inquisitive, you may find My Blog interesting. So please Click Here To Read My Blog

http://pennystockinvestment.blogspot.com

 
At May 8, 2006 at 4:42 AM, Blogger lucyhunor9406956020 said...

Get any Desired College Degree, In less then 2 weeks.

Call this number now 24 hours a day 7 days a week (413) 208-3069

Get these Degrees NOW!!!

"BA", "BSc", "MA", "MSc", "MBA", "PHD",

Get everything within 2 weeks.
100% verifiable, this is a real deal

Act now you owe it to your future.

(413) 208-3069 call now 24 hours a day, 7 days a week.

 

Post a Comment

<< Home